atlas itjen / kinerja
Peta Kinerja
Itjen
Sasaran dan indikator pengawasan intern dibaca dari sumber publik, lalu ditata ulang agar orang baru bisa melihat: apa yang dijaga, apa yang diukur, dan dokumen mana yang menjadi anchor.
keputusan sumber
Peta Kinerja Itjen 2025-2029
KP-ITJEN 55/2025 dipakai sebagai sumber primer Renstra. KP-ITJEN 3/2025 dipakai sebagai pembanding untuk daftar indikator yang lebih rinci.
cara baca
Jangan mulai dari rumus. Mulai dari sasaran.
Mulai dari sasaran
Baca SP dan SK dulu. Indikator hanya masuk akal kalau sasaran yang diukurnya sudah jelas.
Pisahkan outcome dan proses
IKP cenderung membaca hasil tingkat program; IKK membaca mesin kegiatan yang membuat hasil itu mungkin tercapai.
Jangan loncat ke rumus
Rumus berguna saat menghitung. Untuk orientasi awal, pahami dulu apa yang ingin dijaga oleh indikator.
balanced scorecard
Empat perspektif, satu peta.
Dampak ke tata kelola Kementerian
Membaca kontribusi Itjen pada tata kelola, integritas, kepatuhan, dan kualitas pemerintahan.
Nilai layanan pengawasan
Membaca kualitas pengawasan intern dari sisi kapabilitas APIP dan kepuasan auditi.
Mesin proses pengawasan
Membaca kualitas layanan pengawasan pada Inspektorat I-IV, Investigasi, dan dukungan tata kelola.
Kapasitas organisasi
Membaca kesiapan tata kelola pengawasan, SDM, sistem informasi, kearsipan, dan dukungan manajemen.
sasaran program
IKP membaca hasil besar pengawasan.
Dua Sasaran Program ini menjadi pintu masuk membaca kontribusi Itjen pada tata kelola dan kualitas pengawasan intern Kementerian.
Meningkatnya Kualitas Tata Kelola, Integritas, dan Kepatuhan di Kementerian Perhubungan
Sasaran ini melihat kontribusi Itjen pada hasil tata kelola Kementerian: opini laporan keuangan, zona integritas, pengaduan, SPI, dan SPIP.
Meningkatnya Kualitas Pengawasan Intern di Kementerian Perhubungan
Sasaran ini membaca apakah pengawasan intern makin matang dan makin dirasakan manfaatnya oleh auditi.
sasaran kegiatan
IKK membaca mesin kerjanya.
Kalau IKP bicara hasil besar, IKK membaca proses yang membuat hasil itu mungkin tercapai: kualitas layanan tiap inspektorat, dukungan tata kelola, dan kapasitas pengawasan.
SK 1 Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern di Wilayah Pengawasan Inspektorat I
Mengukur kualitas layanan pengawasan Inspektorat I lewat IACM dan kepuasan auditi.
Skor Elemen Peran dan Layanan IACM Inspektorat I
Skor - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat I
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran ASK 2 Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern di Wilayah Pengawasan Inspektorat II
Mengukur kualitas layanan Inspektorat II, termasuk peran khas di reviu laporan kinerja dan evaluasi SAKIP.
Skor Elemen Peran dan Layanan IACM Inspektorat II
Skor - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Nilai SAKIP Eselon I di Lingkungan Kementerian Perhubungan
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat II
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran ASK 3 Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern di Wilayah Pengawasan Inspektorat III
Mengukur layanan Inspektorat III, termasuk reviu RKBMN dan kepuasan auditi.
Skor Elemen Peran dan Layanan IACM Inspektorat III
Skor - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Persetujuan Perencanaan Kebutuhan BMN atas Hasil Reviu RKBMN
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat III
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran ASK 4 Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern di Wilayah Pengawasan Inspektorat IV
Mengukur layanan Inspektorat IV, termasuk reviu RKA, peer review, dan kepuasan auditi.
Skor Elemen Peran dan Layanan IACM Inspektorat IV
Skor - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Nilai Anggaran Terkoreksi dalam Reviu RKA
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Hasil Peer Review Internal di Lingkungan Itjen dengan kategori Baik
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat IV
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran ASK 5 Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern Inspektorat Investigasi
Mengukur layanan Inspektorat Investigasi dari kualitas layanan IACM, tindak lanjut ADTT, dan kepuasan auditi.
Skor Elemen Peran dan Layanan IACM Inspektorat Investigasi
Skor - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Temuan ADTT yang Ditindaklanjuti
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat Investigasi
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran ASK 6 Meningkatnya Kualitas Dukungan Tata Kelola, Integritas, dan Kepatuhan
Mengukur dukungan Setitjen dan fungsi koordinasi pada LK, PIPK, SPIP, pengaduan, MR, ZI, RB, SPI, dan TLHP.
Persentase Laporan Keuangan di Lingkungan Kementerian Perhubungan yang Telah Memenuhi Standar Akuntansi Pemerintahan
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Anggaran Sampling yang Dilakukan Reviu PIPK
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Satker yang Mencapai Level 3 pada Penjaminan Kualitas SPIP
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Penyelesaian Penanganan Pengaduan
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Unit Kerja dengan Maturitas Manajemen Risiko Level 3
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Usulan Unit Kerja untuk Pembangunan Zona Integritas yang Dilakukan Penjaminan Kualitas
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Pelaporan Non LHKPN Tepat Waktu di Lingkungan Kementerian Perhubungan
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Fasilitasi Evaluasi Pelaksanaan RB Kementerian Perhubungan
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Temuan LHA Inspektorat Jenderal yang Ditindaklanjuti
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Tindak Lanjut LHP BPK yang Sesuai Rekomendasi
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Pelaksanaan Monitoring dan Pendampingan Stranas PK
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Pengisian Survei Penilaian Integritas oleh Responden
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran ASK 7 Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pengawasan
Mengukur dukungan organisasi Itjen: IACM, kearsipan, merit system, LHKPN, ASN, anggaran, aset, sistem informasi, kerja sama, pedoman, komunikasi publik, dan survei.
Skor Penilaian Mandiri Dukungan Pengawasan IACM
Skor - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran ANilai Hasil Pengawasan Kearsipan Internal
Nilai - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran AHasil Penilaian Mandiri Sistem Merit
Nilai - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Pelaporan LHKPN Tepat Waktu di Lingkungan Inspektorat Jenderal
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran AIndeks Profesionalitas ASN
Nilai - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran ANilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran
Nilai - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran ANilai Indeks Pengelolaan Aset
Nilai - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran ANilai Kinerja Anggaran
Nilai - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran ANilai Kinerja Inspektorat Jenderal
Nilai - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Pemeliharaan Sistem Informasi Pengawasan
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Pemanfaatan Sistem Informasi Pengawasan
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Kerja Sama yang Dilaksanakan
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Pedoman Pengawasan yang Ditetapkan
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran APersentase Pemahaman Publik Positif terhadap Komunikasi Publik Inspektorat Jenderal
Persen - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran AKualitas Pelaksanaan Survei Kepuasan Pengawasan
Kualitas - KP-ITJEN 3/2025 Lampiran Atarget 2025-2029
Matriks target IKP dan IKK lengkap.
Tabel ini menurunkan rumusan indikator, satuan, baseline, dan target tahunan dari KP-ITJEN 3/2025 halaman 23-27.
indikator kinerja program
IKP
| Kode | Indikator, Meta, Rumus | Satuan | Baseline | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 | Hal. |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| IKP 1.1 | Opini BPK atas Laporan Keuangan Kementerian Perhubungan Meta dan rumusOpini Laporan Keuangan Kementerian Perhubungan yang dikeluarkan oleh BPK Opini Laporan Keuangan Kementerian Perhubungan yang Dikeluarkan oleh BPK | Opini | WTP | WTP | WTP | WTP | WTP | WTP | 23 |
| IKP 1.2 | Persentase Keberhasilan Pembangunan Zona Integritas Meta dan rumusRata-rata tingkat keberhasilan pembangunan Zona Integritas dalam tiga tahun terakhir (Disesuaikan dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 182 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Evaluasi Reformasi Birokrasi Tahun 2024) ∑ Unit Kerja Penerima WBK/WBBM Selama 3 Tahun (N-2+N-1+N) / ∑ Unit Kerja yang Diusulkan Selama 3 Tahun (N-2+N-1+N) x 100% | Persen | 8.7 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 23 |
| IKP 1.3 | Persentase Tindak Lanjut Pengaduan Masyarakat (LAPOR) yang Telah Diselesaikan Meta dan rumusHasil penilaian oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi atas tingkat tindak lanjut pengaduan masyarakat (LAPOR) yang sudah diselesaikan (∑ Pengaduan Diselesaikan / ∑ Pengaduan Masuk ) x 100% | Persen | 88 | 88 | 89 | 90 | 90 | 90 | 23 |
| IKP 1.4 | Indeks Survei Penilaian Integritas Kementerian Perhubungan Meta dan rumusIndeks Integritas oleh KPK yang menggabungkan penilaian internal, penilaian eksternal, dan penilaian eksper/ahli serta faktor koreksi Indeks Integritas pada Rapor SPI Kementerian Perhubungan | Indeks | 73.49 | 76 | 78 | 80 | 82 | 85 | 23 |
| IKP 1.5 | Persentase Deviasi Hasil Penjaminan Kualitas SPIP oleh Inspektorat Jenderal dengan Hasil Evaluasi BPKP Meta dan rumusPersentase Tingkat Kesenjangan antara Hasil Pejaminan Kualitas oleh Inspektorat Jenderal dengan hasil Evaluasi BPKP semakin mengecil (Hasil Penjaminan Kualitas oleh Itjen-Hasil Evaluasi BPKP)/Hasil Evaluasi BPKP * 100% | Persen | - | 15 | 13 | 12 | 11 | 5 | 23 |
| IKP 2.1 | Skor Kapabilitas APIP (IACM) Meta dan rumusHasil Evaluasi BPKP pada Level Kapabilitas Pengawasan Intern Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan (sesuai dengan Peraturan Kepala BPKP Nomor 8 tahun 2021 tentang Penilaian Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah pada Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah) ∑(Skor Elemen pada Komponen Dukungan Pengawasan + Skor Elemen pada Komponen Aktivitas dan Kualitas Pengawasan) | Skor | 3.30 | 3.42 | 3.55 | 3.67 | 3.81 | 4 | 23 |
| IKP 2.2 | Persentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat Jenderal Meta dan rumusJumlah rata - rata dari aspek profesional, aspek integritas, dan aspek amanah berdasarkan hasil survei ∑ Aspek (Profesional + Integritas + Amanah) /3 x 100% Aspek Profesional =∑ Bobot Pertanyaan Profesional / ∑ Responden Aspek Integritas = ∑ Bobot Pertanyaan Integritas / ∑ Responden Aspek Amanah = ∑ Bobot Pertanyaan Amanah / ∑ Responden Bobot : Sangat Puas : 4 Puas : 3 Tidak Puas : 2 Sangat Tidak Puas : 1 | Persen | 89.13 | 90.26 | 90.36 | 90.46 | 90.56 | 90.66 | 23 |
indikator kinerja kegiatan
IKK
| Kode | Indikator, Meta, Rumus | Satuan | Baseline | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 | Hal. |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| IKK 1.1 | Skor Elemen Peran dan Layanan IACM Inspektorat I Meta dan rumusSkor elemen pada komponen aktivitas dan kualitas pengawasan Inspektorat I berdasarkan hasil penilaian mandiri kapabilitas aparat pengawas intern Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan. Skor elemen pada komponen aktivitas dan kualitas pengawasan diperoleh dari rata-rata skor topik pada Elemen Peran dan Layanan. Elemen Peran dan Layanan terdiri dari: - Topik Audit Ketaatan - Topik Audit Kinerja - Topik Asurans atas tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian organisasi K/L/D (Overall Assurance on Governance, Risk, and Control/GRC) - Topik Jasa Konsultansi (Advisory Services) (Skor Topik Audit Kinerja + Skor Topik Audit Ketaatan + Skor Topik Asurans atas GRC + Skor Topik Jasa Konsultansi) / 4 | Skor | 3 | 3 | 3.25 | 3.50 | 3.75 | 4 | 24 |
| IKK 1.2 | Persentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat I Meta dan rumusNilai Survei Kepuasan Pengawasan Inspektorat I ∑ Aspek (Profesional+Integritas+Amanah) Responden Auditi Inspektorat I / 3 x 100% | Persen | 87.81 | 88.06 | 88.31 | 88.56 | 88.81 | 89.06 | 24 |
| IKK 2.1 | Skor Elemen Peran dan Layanan IACM Inspektorat II Meta dan rumusSkor elemen pada komponen aktivitas dan kualitas pengawasan Inspektorat II berdasarkan hasil penilaian mandiri kapabilitas aparat pengawas intern Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan. Skor elemen pada komponen aktivitas dan kualitas pengawasan diperoleh dari rata-rata skor topik pada Elemen Peran dan Layanan. Elemen Peran dan Layanan terdiri dari: - Topik Audit Ketaatan - Topik Audit Kinerja - Topik Asurans atas tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian organisasi K/L/D (Overall Assurance on Governance, Risk, and Control/GRC) - Topik Jasa Konsultansi (Advisory Services) (Skor Topik Audit Kinerja + Skor Topik Audit Ketaatan + Skor Topik Asurans atas GRC + Skor Topik Jasa Konsultansi) / 4 | Skor | 3 | 3 | 3.25 | 3.50 | 3.75 | 4 | 24 |
| IKK 2.2 | Persentase Nilai SAKIP Eselon I di Lingkungan Kementerian Perhubungan Meta dan rumusPresentase rata-rata nilai SAKIP Eselon I Kementerian Perhubungan ∑ Nilai SAKIP Eselon I / ∑ Eselon I x 100 | Persen | 80.47 | 80.50 | 80.55 | 80.60 | 80.65 | 80.70 | 24 |
| IKK 2.3 | Persentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat II Meta dan rumusNilai Survei Kepuasan Pengawasan Inspektorat II ∑ Aspek (Profesional+Integritas+Amanah) Responden Auditi Inspektorat II / 3 x 100% | Persen | 87.48 | 87.50 | 87.65 | 87.80 | 87.95 | 88.10 | 24 |
| IKK 3.1 | Skor Elemen Peran dan Layanan IACM Inspektorat III Meta dan rumusSkor elemen pada komponen aktivitas dan kualitas pengawasan Inspektorat III berdasarkan hasil penilaian mandiri kapabilitas aparat pengawas intern Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan. Skor elemen pada komponen aktivitas dan kualitas pengawasan diperoleh dari rata-rata skor topik pada Elemen Peran dan Layanan. Elemen Peran dan Layanan terdiri dari: - Topik Audit Ketaatan - Topik Audit Kinerja - Topik Asurans atas tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian organisasi K/L/D (Overall Assurance on Governance, Risk, and Control/GRC) - Topik Jasa Konsultansi (Advisory Services) (Skor Topik Audit Kinerja + Skor Topik Audit Ketaatan + Skor Topik Asurans atas GRC + Skor Topik Jasa Konsultansi) / 4 | Skor | 3 | 3 | 3.25 | 3.50 | 3.75 | 4 | 24 |
| IKK 3.2 | Persentase Persetujuan Perencanaan Kebutuhan BMN atas Hasil Reviu RKBMN Meta dan rumusPersentase rata-rata persetujuan perencanaan kebutuhan BMN (pemeliharaan, pengadaan, RP3BMN) dibagi usulan perencanaan kebutuhan BMN (pemeliharaan, pengadaan, RP3BMN) dengan satuan m2 dan unit (a+b)/2 a= (Jumlah Persetujuan Perencanaan Kebutuhan BMN dengan Satuan m2/Jumlah Usulan Perencanaan Kebutuhan BMN dengan Satuan m2)x100% b= (Jumlah Persetujuan Perencanaan Kebutuhan BMN dengan Satuan Unit/Jumlah Usulan Perencanaan Kebutuhan BMN dengan Satuan Unit)x100% | Persen | 67 | 70 | 72 | 74 | 76 | 78 | 24 |
| IKK 3.3 | Persentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat III Meta dan rumusNilai Survei Kepuasan Pengawasan Inspektorat III ∑ Aspek (Profesional+Integritas+Amanah) Responden Auditi Inspektorat III / 3 x 100% | Persen | 90.47 | 88 | 88 | 89 | 89 | 90 | 24 |
| IKK 4.1 | Skor Elemen Peran dan Layanan IACM Inspektorat IV Meta dan rumusSkor elemen pada komponen aktivitas dan kualitas pengawasan Inspektorat IV berdasarkan hasil penilaian mandiri kapabilitas aparat pengawas intern Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan. Skor elemen pada komponen aktivitas dan kualitas pengawasan diperoleh dari rata-rata skor topik pada Elemen Peran dan Layanan. Elemen Peran dan Layanan terdiri dari: - Topik Audit Ketaatan - Topik Audit Kinerja - Topik Asurans atas tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian organisasi K/L/D (Overall Assurance on Governance, Risk, and Control/GRC) - Topik Jasa Konsultansi (Advisory Services) (Skor Topik Audit Kinerja + Skor Topik Audit Ketaatan + Skor Topik Asurans atas GRC + Skor Topik Jasa Konsultansi) / 4 | Skor | 3 | 3 | 3.25 | 3.50 | 3.75 | 4 | 24 |
| IKK 4.2 | Persentase Nilai Anggaran Terkoreksi dalam Reviu RKA Meta dan rumusTotal nilai anggaran terkoreksi atas seluruh permasalahan dibagi total anggaran yang direviu (∑ Nilai Anggaran Terkoreksi Atas Seluruh Permasalahan / ∑ Anggaran yang Direviu) x 100% | Persen | 20.66 | 32 | 31 | 30 | 29 | 28 | 24 |
| IKK 4.3 | Persentase Hasil Peer Review (Telaah Sejawat) Internal di Lingkungan Inspektorat Jenderal dengan kategori Baik Meta dan rumusJumlah Inspektorat yang memperoleh nilai Telaah Sejawat kategori Baik dibagi Inspektorat yang telah ditelaah (∑ Inspektorat yang Memperoleh Nilai Hasil Telaahan Sejawat dengan Kategori Baik / ∑ Inpektorat yang Telah Ditelaah) x 100% | Persen | 100 | 100 | 100 | 100 | 100 | 100 | 24 |
| IKK 4.4 | Persentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat IV Meta dan rumusNilai Survei Kepuasan Pengawasan Inspektorat IV ∑ Aspek (Profesional+Integritas+Amanah) Responden Auditi Inspektorat IV / 3 x 100% | Persen | 90 | 90 | 90 | 90 | 90 | 90 | 24 |
| IKK 5.1 | Skor Elemen Peran dan Layanan IACM Inspektorat Investigasi Meta dan rumusSkor elemen pada komponen aktivitas dan kualitas pengawasan Inspektorat Investigasi berdasarkan hasil penilaian mandiri kapabilitas aparat pengawas intern Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan. Skor elemen pada komponen aktivitas dan kualitas pengawasan diperoleh dari rata-rata skor topik pada Elemen Peran dan Layanan. Elemen Peran dan Layanan terdiri dari: - Topik Audit Ketaatan - Topik Asurans atas tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian organisasi K/L/D (Overall Assurance on Governance, Risk, and Control/GRC) - Topik Jasa Konsultansi (Advisory Services) (Skor Topik Audit Ketaatan + Skor Topik Asurans Atas GRC + Skor Topik Jasa Konsultansi) / 3 | Skor | 3 | 3 | 3 | 3.30 | 3.60 | 4 | 24 |
| IKK 5.2 | Persentase Temuan ADTT yang Ditindaklanjuti Meta dan rumusTemuan ADTT penanganan pengaduan yang ditindaklanjuti. Kategori ditindaklanjuti, yaitu: Proses dan Tuntas (∑ Temuan ADTT yang Ditindaklanjuti / ∑ Temuan ADTT ) x 100% | Persen | 75.56 | 75.5 | 76 | 76 | 76.5 | 77 | 24 |
| IKK 5.3 | Persentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat Investigasi Meta dan rumusNilai Survei Kepuasan Pengawasan Inspektorat Investigasi ∑ Aspek (Profesional+Integritas+Amanah) Responden Auditi Inspektorat Investigasi (ADTT Terprogram) / 3 x 100% | Persen | 87.58 | 87.50 | 87.50 | 87.50 | 88 | 88 | 24 |
| IKK 6.1 | Persentase Laporan Keuangan di Lingkungan Kementerian Perhubungan yang Telah Memenuhi Standar Akuntansi Pemerintahan Meta dan rumusJumlah SOR tanpa paragraf penjelas dibagi jumlah keseluruhan SOR (∑ SOR Tanpa Paragfraf Penjelas / ∑ SOR) x 100% | Persen | 69.23 | 70 | 72.50 | 75 | 77.50 | 80 | 24 |
| IKK 6.2 | Persentase Anggaran Sampling yang Dilakukan Reviu PIPK Meta dan rumusJumlah anggaran sampling Reviu PIPK dibagi total anggaran Kementerian Perhubungan Nilai Akun Signifikan yang Dilakukan Sampling Tahun (N) / Total Saldo Akun Signifikan Kementerian Perhubungan yang Disepakati (Audited/Unaudited) Tahun Sebelumnya (N-1) x 100% | Persen | - | 20 | 25 | 25 | 30 | 30 | 25 |
| IKK 6.3 | Persentase Satker di Lingkungan Kementerian Perhubungan yang Mencapai Level 3 pada PK SPIP Meta dan rumusJumlah Satker yang dilakukan Penjaminan Kualitas dibagi dengan jumlah Satker yang dilakukan Penilaian Mandiri (∑ Satker yang Dilakukan Penjaminan Kualitas / ∑ Satker yang Dilakukan Penilaian Mandiri) x 100% | Persen | 30.22 | 34 | 38 | 41 | 45 | 49 | 25 |
| IKK 6.4 | Persentase Penyelesaian Penanganan Pengaduan Meta dan rumusPenyelesaian penanganan pengaduan dihitung melalui rata-rata pengaduan diselesaikan yang bersumber dari 2 kanal yaitu: SIMADU dan SP4N LAPOR. Pengaduan dinyatakan selesai meliputi beberapa status, yaitu: 1. SIMADU: a. Selesai b. Ditolak c. Dilimpahkan d. SPAM 2. SP4N LAPOR: a. Terdisposisi sedang diproses b. Terdisposisi selesai c. Laporan arsip Periode perhitungan penanganan pengaduan dari tanggal 1 Desember tahun sebelumnya hingga 30 November tahun berjalan. (∑ Pengaduan Diselesaikan / ∑ Pengaduan Masuk ) x 100% | Persen | 83.5 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 25 |
| IKK 6.5 | Persentase Unit Kerja dengan Maturitas Manajemen Risiko Level 3 Meta dan rumusJumlah Unit Kerja dengan nilai Manajemen Risiko mencapai level 3 dibagi dengan jumlah unit kerja yang dilakukan penilaian Manajemen Risiko (∑ Unit Kerja dengan Nilai Manajemen Risiko Mencapai Level 3 / ∑ Unit Kerja yang Dilakukan Penilaian Manajemen Risiko) x 100% | Persen | 20 | 25 | 30 | 35 | 40 | 45 | 25 |
| IKK 6.6 | Persentase Usulan Unit Kerja untuk Pembangunan Zona Integritas yang Dilakukan Penjaminan Kualitas Meta dan rumusJumlah Satker yang dilakukan Penjaminan Kualitas dibagi dengan jumlah Satker Kementerian Perhubungan yang diusulkan memperoleh predikat menuju WBK/WBBM (∑ Satker yang Dilakukan Penjaminan Kualitas / ∑ Satker Kementerian Perhubungan yang Diusulkan Memperoleh Predikat Menuju WBK/WBBM) x 100% | Persen | - | 10 | 10 | 10 | 10 | 10 | 25 |
| IKK 6.7 | Persentase Pelaporan Non LHKPN Tepat Waktu di Lingkungan Kementerian Perhubungan Meta dan rumusTingkat pelaporan non LHKPN di lingkungan Kementerian Perhubungan diperoleh dari perbandingan jumlah wajib lapor non LHKPN yang telah melaporkan tepat waktu melalui Aplikasi Simpanan Berharga dengan jumlah total wajib lapor non LHKPN Kementerian Perhubungan (∑ Wajib Lapor Non LHKPN yang Telah Melaporkan Tepat Waktu Melalui Aplikasi Simpanan Berharga / ∑ Wajib Lapor Non LHKPN Kementerian Perhubungan) x 100% | Persen | 100 | 100 | 100 | 100 | 100 | 100 | 25 |
| IKK 6.8 | Persentase Fasilitasi Evaluasi Pelaksanaan RB Kementerian Perhubungan Meta dan rumusTingkat fasilitasi evaluasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi Kementerian Perhubungan diperoleh dari perbandingan jumlah program evaluasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi yang dilaksanakan dengan total program evaluasi. Berdasarkan PermenPANRB Nomor 9 Tahun 2023 tentang Evaluasi Reformasi Birokrasi, Evaluasi Internal terdiri atas Evaluasi Ex Ante dan Evaluasi On Going setiap Triwulan. (∑ Program Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi yang Dilaksanakan / ∑ Program Evaluasi Reformasi Birokrasi) x 100% | Persen | - | 100 | 100 | 100 | 100 | 100 | 25 |
| IKK 6.9 | Persentase Temuan LHA Inspektorat Jenderal yang Ditindaklanjuti Meta dan rumusJumlah temuan ditindaklanjuti (status tuntas+proses+TDTL) dibagi dengan jumlah temuan. Komponen perhitungan adalah kompilasi dari semua jenis audit yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan. Jumlah Temuan yang Ditindaklanjuti / Jumlah Temuan x 100% Jumlah Temuan yang Ditindaklanjuti = Temuan Status Tuntas + Temuan Status Proses+ Temuan Status TDTL | Persen | 99.16 | 99 | 99 | 99 | 99 | 99 | 25 |
| IKK 6.10 | Persentase Tindak Lanjut LHP BPK yang Sesuai Rekomendasi Meta dan rumusPersentase LHP BPK yang ditindaklanjuti diperoleh dari Rekomendasi Hasil Pemeriksaan BPK RI dengan Status "Sesuai Rekomendasi" berdasarkan Berita Acara Pemutakhiran Tindak Lanjut BPK RI dibagi dengan jumlah rekomendasi ∑ Rekomendasi dengan Status "Sesuai Rekomendasi" / ∑ Rekomendasi x 100% | Persen | 86.44 | 86.5 | 86.75 | 87 | 87.25 | 87.5 | 25 |
| IKK 6.11 | Persentase Pelaksanaan Monitoring dan Pendampingan Stranas PK Meta dan rumusPersentase monitoring dan pendampingan Stranas PK diperoleh dari jumlah pelaporan aksi Stranas PK dibanding dengan laporan triwulanan dan pelaksanaan uji petik Stranas PK dibanding rencana pelaksanaan uji petik Stranas PK (∑ Pelaporan Aksi Stranas PK / 4) x 50% + (∑ Pelaksanaan Uji Petik / 4) x 50% | Persen | - | 75 | 75 | 87.50 | 87.50 | 100 | 25 |
| IKK 6.12 | Persentase Pengisian Survei Penilaian Integritas oleh Responden Meta dan rumusPersentase respon responden Survei Penilaian Integritas diperoleh dari perolehan total respon dibanding dengan jumlah data blast yang dikirim KPK ∑ Perolehan Respon / ∑ Data Blast Terkirim x 100% | Persen | 38.84 | 38.85 | 39 | 39.20 | 39.50 | 40 | 25 |
| IKK 7.1 | Skor Penilaian Mandiri Dukungan Pengawasan IACM Meta dan rumusSkor Penilaian Mandiri Komponen Dukungan Pengawasan Penilaian Kapabilitas APIP diperoleh dari penjumlahan skor elemen pada Komponen Dukungan Pengawasan sesuai dengan Peraturan Kepala BPKP Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penilaian Kapabilitas APIP. Komponen Dukungan Pengawasan terdiri dari: - Elemen Pengelolaan SDM (Bagian SDMOT) - Elemen Praktik Profesional (Bagian Perencanan dan Evaluasi) - Elemen Akuntabilitas & Manajemen Kinerja (Bagian Keuangan dan Umum) - Elemen Budaya & Hubungan Organisasi (Bagian PHPHH) - Elemen Struktur Tata Kelola (Bagian PHPHH) ∑ Skor Elemen pada Komponen Dukungan Pengawasan / 60% | Skor | 3.6583 | 3.69 | 3.75 | 3.78 | 3.85 | 4 | 25 |
| IKK 7.2 | Nilai Hasil Pengawasan Kearsipan Internal Meta dan rumusNilai Hasil Pengawasan Kearsipan Internal Inspektorat Jenderal sesuai Peraturan ANRI Nomor 6 Tahun 2019 tentang Pengawasan Kearsipan Nilai Rata-rata Hasil Pengawasan Unit Pengolah dan Unit Kearsipan Tingkat II | Nilai | 85.22 | 85.50 | 85.75 | 86 | 86.25 | 86.50 | 25 |
| IKK 7.3 | Hasil Penilaian Mandiri Sistem Merit Meta dan rumusHasil Penilaian Mandiri Indeks Sistem Merit Inspektorat Jenderal yang dinilai berdasarkan Peraturan KASN Nomor 5 Tahun 2017 tentang Penilaian Mandiri Penerapan Sistem Merit dalam Manajemen ASN di Instansi Pemerintah. Aspek Penilaian Sistem Merit, antara lain: - Perencanaan - Pengadaan - Pengembangan Karir - Mutasi, Rotasi, dan Promosi - Manajemen Kinerja - Penggajian, Penghargaan, dan Disiplin - Perlindungan dan Pelayanan - Sistem Informasi ∑ Nilai Aspek Penilaian Sistem Merit | Nilai | - | 290 | 300 | 325 | 330 | 350 | 25 |
| IKK 7.4 | Persentase Pelaporan LHKPN Tepat Waktu di Lingkungan Inspektorat Jenderal Meta dan rumusTingkat kepatuhan pelaporan LHKPN di lingkungan Inspektorat Jenderal diperoleh dari perbandingan jumlah wajib lapor LHKPN yang telah melaporkan tepat waktu melalui Aplikasi e-LHKPN dengan jumlah total wajib lapor LHKPN Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan ∑ Wajib Lapor LHKPN yang Telah Melaporkan Tepat Waktu Melalui Aplikasi Simpanan Berharga / ∑ Wajib Lapor LHKPN Inspektorat Jenderal x 100% | Persen | 100 | 100 | 100 | 100 | 100 | 100 | 25 |
| IKK 7.5 | Indeks Profesionalitas ASN Meta dan rumusHasil Penilaian Mandiri Indeks Profesionalitas ASN Inspektorat Jenderal berdasarkan Peraturan Kepala BKN Nomor 8 Tahun 2019 tentang Pedoman Tata Cara dan Pelaksanaan Pengukuran Indeks Profesionalitas ASN. Dimensi Indeks Profesionalitas ASN, terdiri dari: a. Kualifikasi (25%) b. Kompetensi (40%) c. Kinerja (30%) d. Disiplin (5%) ∑ Nilai Dimensi Indeks Profesionalitas ASN | Nilai | - | 84.44 | 84.94 | 85.55 | 86.46 | 87.40 | 26 |
| IKK 7.6 | Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran Meta dan rumusDihitung dari penjumlahan: 1. Revisi DIPA (10%) 2. Deviasi Halaman III DIPA (15%) 3. Penyerapan Anggaran (20%) 4. Belanja Kontraktual (10%) 5. Penyelesaian Tagihan (10%) 6. Pengelolaan UP dan TUP (10%) 7. Capaian Output (25%) ∑ ((Nilai Indikator n x Bobot Indikator n) x Konversi Bobot) – Nilai Indikator Dispensasi SPM | Nilai | 99.88 | 97 | 97 | 98 | 98 | 98 | 26 |
| IKK 7.7 | Nilai Indeks Pengelolaan Aset Meta dan rumusDihitung dari penjumlahan: 1. Hasil pemeriksaan BPK atas LKPP terkait BMN pada K/L (0,20) 2. Realisasi PNBP dari pengelolaan BMN (0,60) 3. Ketepatan waktu penyampaian laporan dan RKBMN (0,4) 4. Asuransi BMN (0,60) 5. Tindak lanjut pengelolaan BMN (0,60) 6. Persentase penyelesaian temuan BPK terkait BMN (0,60) 7. Persentase BMN memiliki dokumen kepemilikan (0,60) 8. Penggunaan BMN sesuai ketentuan (0,40) ∑ Nilai Indeks Pengelolaan Aset Nilai Indeks Pengelolaan Aset = Hasil Pemeriksaan BPK atas LKPP terkait BMN pada K/L x 0,2 + Realisasi PNBP dari Pengelolaan BMN x 0,6 + Ketepatan Waktu Penyampaian Laporan dan RKBMN x 0,4 + Asuransi BMN x 0,6 + Tindak Lanjut Pengelolaan BMN x 0,6 + Persentase Penyelesaian Temuan BPK terkait BMN x 0,6 + Persentase BMN Memilki Dokumen Kepemilikan x 0,6 + Penggunaan BMN Sesuai Ketentuan x 0,4 | Nilai | 3.98 | 3.52 | 3.56 | 3.60 | 3.64 | 3.68 | 26 |
| IKK 7.8 | Nilai Kinerja Anggaran Meta dan rumusNilai Kinerja Perencanaan Anggaran (NKPA) NKPA = Capaian RO x 75% + Penggunaan SBK x 10% + Efisiensi SBK x 15% Capaian RO = Capaian RO(RVRO/TVRO) Menghitung tingkat efisiensi pada RO SBK dengan formula sebagai berikut: Indeks dalam PMK SBK > Penyerapan Anggaran di RO/Realisasi Volume RO • Efisiensi Alokasi Per RO yang diperhitungkan paling besar 20% dan paling kecil 0%. • Efisiensi Alokasi Per RO SBKU yang bernilai lebih dari 20% diperhitungkan maksimal sebesar 20%, sedangkan Efisiensi Alokasi Per RO SBKU kurang dari 0% akan diperhitungkan sebesar 0%. • Efisiensi Alokasi Per RO SBKK bernilai lebih dari 20% serta kurang dari 0% akan diperhitungkan 0%. Capaian RO x 75% + Penggunaan SBK x 10% + Efisiensi SBK x 15% | Nilai | 90.88 | 93 | 94 | 95 | 96 | 97 | 26 |
| IKK 7.9 | Nilai Kinerja Inspektorat Jenderal Meta dan rumusKomposit Indikator: 1. Nilai Evaluasi SAKIP Inspektorat Jenderal yang dikeluarkan oleh tim evaluator APIP 2. Tindak lanjut terhadap AoI SPIP yang telah dikeluarkan oleh BPKP dan telah dipetakan penindaklanjutnya oleh Biro Perencanaan 3. Level Maturitas MR Inspektorat Jenderal berdasarkan hasil penilaian maturitas yang telah dilakukan oleh APIP 4. Realisasi pelaksanaan PKPT dibandingkan dengan untit kerja yang tercantum dalam dokumen kerja rencana pengawasan tahunan (PKPT) Nilai SAKIP x 25 + Nilai TL AoI SPIP x 25 + Maturitas MR x 25 + Realisasi PKPT x 25 Nilai SAKIP = Nilai Evaluasi SAKIP Itjen / Nilai Maksimal SAKIP Nilai TL AoI SPIP = ∑ AoI yang Ditindaklanjuti / ∑ AoI Maturitas MR = Level Maturitas MR Itjen / Level Maksimal Maturitas MR Realisasi PKPT = ∑ Unit Kerja yang Diaudit / ∑ Unit Kerja yang Direncanakan | Nilai | - | 84 | 84 | 85 | 85 | 85 | 26 |
| IKK 7.10 | Persentase Pemeliharaaan Sistem Informasi Pengawasan Meta dan rumusPersentase pemeliharaan atas item kebutuhan pemeliharaan berdasarkan hasil evaluasi atau identifikasi TIK. Item pemeliharaan hasil evaluasi adalah kumpulan kebutuhan perbaikan yang diperoleh dari hasil evaluasi sistem. ∑ Realisasi Pemeliharaan Sistem / ∑ Item Kebutuhan Pemeliharaan Hasil Evaluasi atau Identifikasi TIK x 100% | Persen | - | 85 | 85 | 85 | 85 | 85 | 26 |
| IKK 7.11 | Persentase Pemanfaatan Sistem Informasi Pengawasan Meta dan rumusPersentase pemanfaatan Sistem Informasi Pengawasan di lingkungan Inspektorat Jenderal yang dihitung berdasarkan rata-rata persentase proses Audit Kinerja menggunakan Aplikasi Siau dan persentase proses Reviu menggunakan Aplikasi Siau. (Persentase Audit Menggunakan Siau + Persentasi Reviu Menggunakan Siau) / 2 Persentase Audit Menggunakan Siau = ∑ Realisasi Audit Kinerja Menggunakan Siau / ∑ ST Audit Kinerja x 100% Persentase Reviu Menggunakan Siau = ∑ Realisasi Reviu menggunakan Siau / ∑ ST Reviu x 100% Kegiatan Reviu terbatas pada: 1. Reviu RKA 2. Reviu LK 3. Reviu RKBMN 4. Reviu HPS 5. Reviu Revisi DIPA | Persen | 85 | 85 | 85 | 85 | 85 | 85 | 26 |
| IKK 7.12 | Presentase Kerjasama yang Dilaksanakan Meta dan rumusPersentase kerja sama yang dilaksanakan diperoleh dari jumlah kesepakatan bersama/ perjanjian kerja sama yang dilakukan dibandingkan dengan dengan rencana pelaksanaan kesepakatan bersama/perjanjian kerja sama ∑ Kerja Sama yang Dilakukan / ∑ Rencana Kerja sama x 100% | Persen | 100 | 100 | 100 | 100 | 100 | 100 | 26 |
| IKK 7.13 | Presentase Pedoman Pengawasan yang Ditetapkan Meta dan rumusPresentase pedoman pengawasan yang ditetapkan diperoleh dari jumlah pedoman/peraturan prioritas yang ditetapkan dibandingkan dengan rencana penetapan pedoman/peraturan prioritas dari usulan produk hukum di lingkungan Inspektorat Jenderal ∑ Pedoman Prioritas yang Ditetapkan / ∑ Program Penetapan Pedoman Prioritas x 100% | Persen | 100 | 100 | 100 | 100 | 100 | 100 | 26 |
| IKK 7.14 | Persentase Pemahaman Publik Positif terhadap Komunikasi Publik Inspektorat Jenderal Meta dan rumusElemen penghitungan indikator meliputi Media Sosial Inspektorat Jenderal, Buletin Transparansi, dan PPID; parameter konten dengan pemahaman publik positif mengikuti kriteria dokumen KP-ITJEN 3/2025. Konten Sosial Media dengan Pemahaman Publik Positif / Konten Sosial Media x 100% | Persen | 94.149 | 94.20 | 94.30 | 94.40 | 94.50 | 94.60 | 26 |
| IKK 7.15 | Kualitas Pelaksanaan Survei Kepuasan Pengawasan Meta dan rumusIndikator untuk mengukur kualitas survei menggunakan beberapa parameter, yakni: - Desain Survei (DS) : Mengukur sejauh mana pertanyaan survei jelas dan relevan. - Tingkat Respons (TR) : Mengukur jumlah responden yang memberikan respons dibandingkan dengan target survei. - Ketepatan Waktu (KW) : Mengukur apakah survei diselesaikan sesuai dengan jadwal. (DS+TR+KW) / 3 Desain Survei (DS) = ∑ Pertanyaan Relevan / ∑ Pertanyaan x 100% Tingkat Respons (TR) = ∑ Responden yang Mengisi Kuisioner / ∑ Target Responden x 100% Ketepatan Waktu (KW )= (∑ Responden Tepat Waktu)/(∑ Responden yang Mengisi Kuisioner) x 100% Predikat Kualitas: 81-100% = Sangat Baik 61-80% = Baik 41-60% = Cukup 21-40% = Kurang 0-20% = Sangat Kurang | Kualitas | - | Sangat Baik | Sangat Baik | Sangat Baik | Sangat Baik | Sangat Baik | 27 |
pohon dan piramida
Visual kinerja dari dokumen sumber.
Halaman visual KP-ITJEN 3/2025 disertakan agar pohon kinerja, matrik peran, dan piramida kinerja tiap unit tidak hilang saat data indikator dibaca dalam bentuk tabel.
Pohon Kinerja Inspektorat Jenderal 2025-2029
| SP 2 - Meningkatnya Kualitas Pengawasan Intern di Kementerian PerhubunganInspektorat I-V & Investigasi | SP 1 - Meningkatnya Kualitas Tata Kelola, Integritas, dan Kepatuhan di Kementerian PerhubunganTata Kelola & Dukungan | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Kementerian Perhubungan | Sasaran Strategis Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pemerintahan yang Baik di Kementerian Perhubungan Indikator Kinerja Strategis Indeks Reformasi Birokrasi (RB) Kementerian Perhubungan Pengampu Menteri Perhubungan | ||||||
| Inspektorat Jenderal | Sasaran Program Meningkatnya Kualitas Pengawasan Intern di Kementerian Perhubungan Indikator Kinerja Program IKP 2.1 Skor Kapabilitas APIP (IACM) IKP 2.2 Persentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat Jenderal Pengampu Inspektorat Jenderal | Sasaran Program Meningkatnya Kualitas Tata Kelola, Integritas, dan Kepatuhan di Kementerian Perhubungan Indikator Kinerja Program IKP 1.1 Opini BPK atas Laporan Keuangan Kementerian Perhubungan IKP 1.2 Persentase Keberhasilan Pembangunan Zona Integritas IKP 1.3 Persentase Tindak Lanjut Pengaduan Masyarakat (LAPOR) yang Telah Diselesaikan IKP 1.4 Indeks Survei Penilaian Integritas Kementerian Perhubungan IKP 1.5 Persentase Deviasi Hasil Penjaminan Kualitas SPIP oleh Itjen dengan Hasil Evaluasi BPKP Pengampu Inspektorat Jenderal | |||||
| Unit Eselon II | Sasaran Kegiatan Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern di Wilayah Pengawasan Inspektorat I Indikator Kinerja Kegiatan IKK 1.1 Skor Elemen Peran dan Layanan IACM Inspektorat I IKK 1.2 Persentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat I Pengampu Inspektorat I | Sasaran Kegiatan Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern di Wilayah Pengawasan Inspektorat II Indikator Kinerja Kegiatan IKK 2.1 Skor Elemen Peran dan Layanan IACM Inspektorat II IKK 2.2 Persentase Nilai SAKIP Eselon I di Lingkungan Kementerian Perhubungan IKK 2.3 Persentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat II Pengampu Inspektorat II | Sasaran Kegiatan Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern di Wilayah Pengawasan Inspektorat III Indikator Kinerja Kegiatan IKK 3.1 Skor Elemen Peran dan Layanan IACM Inspektorat III IKK 3.2 Persentase Persetujuan Perencanaan Kebutuhan BMN atas Hasil Reviu RKBMN IKK 3.3 Persentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat III Pengampu Inspektorat III | Sasaran Kegiatan Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern di Wilayah Pengawasan Inspektorat IV Indikator Kinerja Kegiatan IKK 4.1 Skor Elemen Peran dan Layanan IACM Inspektorat IV IKK 4.2 Persentase Nilai Anggaran Terkoreksi dalam Reviu RKA IKK 4.3 Persentase Hasil Peer Review Internal di Lingkungan Itjen dengan kategori Baik IKK 4.4 Persentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat IV Pengampu Inspektorat IV | Sasaran Kegiatan Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern Inspektorat Investigasi Indikator Kinerja Kegiatan IKK 5.1 Skor Elemen Peran dan Layanan IACM Inspektorat Investigasi IKK 5.2 Persentase Temuan ADTT yang Ditindaklanjuti IKK 5.3 Persentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat Investigasi Pengampu Inspektorat Investigasi | Sasaran Kegiatan Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pengawasan Indikator Kinerja Kegiatan IKK 7.1 Skor Penilaian Mandiri Dukungan Pengawasan IACM IKK 7.2 Nilai Hasil Pengawasan Kearsipan Internal IKK 7.3 Hasil Penilaian Mandiri Sistem Merit IKK 7.4 Persentase Pelaporan LHKPN Tepat Waktu di Lingkungan Inspektorat Jenderal IKK 7.5 Indeks Profesionalitas ASN IKK 7.6 Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran IKK 7.7 Nilai Indeks Pengelolaan Aset IKK 7.8 Nilai Kinerja Anggaran IKK 7.9. Nilai Kinerja Inspektorat Jenderal IKK 7.10 Persentase Pemeliharaan Sistem Informasi Pengawasan IKK 7.11 Persentase Pemanfaatan Sistem Informasi Pengawasan IKK 7.12 Persentase Kerja Sama yang Dilaksanakan IKK 7.13 Persentase Pedoman Pengawasan yang Ditetapkan IKK 7.14 Persentase Pemahaman Publik Positif terhadap Komunikasi Publik Inspektorat Jenderal IKK 7.15 Kualitas Pelaksanaan Survei Kepuasan Pengawasan Pengampu Sekretariat Itjen | Sasaran Kegiatan Meningkatnya Kualitas Dukungan Tata Kelola, Integritas, dan Kepatuhan Indikator Kinerja Kegiatan IKK 6.1 Persentase Laporan Keuangan di Lingkungan Kementerian Perhubungan yang Telah Memenuhi Standar Akuntansi Pemerintahan IKK 6.2 Persentase Anggaran Sampling yang Dilakukan Reviu PIPK IKK 6.3 Persentase Satker yang Mencapai Level 3 pada Penjaminan Kualitas SPIP IKK 6.4 Persentase Penyelesaian Penanganan Pengaduan IKK 6.5 Persentase Unit Kerja dengan Maturitas Manajemen Risiko Level 3 IKK 6.6 Persentase Usulan Unit Kerja untuk Pembangunan Zona Integritas yang Dilakukan Penjaminan Kualitas IKK 6.7 Persentase Pelaporan Non LHKPN Tepat Waktu di Lingkungan Kementerian Perhubungan IKK 6.8 Persentase Fasilitasi Evaluasi Pelaksanaan RB Kementerian Perhubungan IKK 6.9 Persentase Temuan LHA Inspektorat Jenderal yang Ditindaklanjuti IKK 6.10 Persentase Tindak Lanjut LHP BPK yang Sesuai Rekomendasi IKK 6.11 Persentase Pelaksanaan Monitoring dan Pendampingan Stranas PK IKK 6.12 Persentase Pengisian Survei Penilaian Integritas oleh Responden Pengampu Sekretariat Itjen |
Matrik Peran Bagi Hasil Antar Unit
| SP/SK | Sasaran Program/Kegiatan | IKP/IKK | Indikator Kinerja | Penanggung Jawab |
|---|---|---|---|---|
| SP 1 | Meningkatnya Kualitas Tata Kelola, Integritas, dan Kepatuhan di Kementerian Perhubungan | IKP 1.1 | Opini BPK atas Laporan Keuangan Kementerian Perhubungan | Inspektorat I |
| SP 1 | Meningkatnya Kualitas Tata Kelola, Integritas, dan Kepatuhan di Kementerian Perhubungan | IKP 1.2 | Persentase Keberhasilan Pembangunan Zona Integritas | Inspektorat Investigasi |
| SP 1 | Meningkatnya Kualitas Tata Kelola, Integritas, dan Kepatuhan di Kementerian Perhubungan | IKP 1.3 | Persentase Tindak Lanjut Pengaduan Masyarakat (LAPOR) yang Telah Diselesaikan | Inspektorat Investigasi |
| SP 1 | Meningkatnya Kualitas Tata Kelola, Integritas, dan Kepatuhan di Kementerian Perhubungan | IKP 1.4 | Indeks Survei Penilaian Integritas Kementerian Perhubungan | Bagian PHPHH |
| SP 1 | Meningkatnya Kualitas Tata Kelola, Integritas, dan Kepatuhan di Kementerian Perhubungan | IKP 1.5 | Persentase Deviasi Hasil Penjaminan Kualitas SPIP oleh Inspektorat Jenderal dengan Hasil Evaluasi BPKP | Inspektorat I |
| SP 2 | Meningkatnya Kualitas Pengawasan Intern di Kementerian Perhubungan | IKP 2.1 | Skor Kapabilitas APIP (IACM) | Seluruh Inspektorat dan Bagian |
| SP 2 | Meningkatnya Kualitas Pengawasan Intern di Kementerian Perhubungan | IKP 2.2 | Persentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat Jenderal | Bagian PHPHH |
| SK 1 | Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern di Wilayah Pengawasan Inspektorat I | IKK 1.1 | Skor Elemen Peran dan Layanan IACM Inspektorat I | Inspektorat I |
| SK 1 | Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern di Wilayah Pengawasan Inspektorat I | IKK 1.2 | Persentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat I | Inspektorat I |
| SK 2 | Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern di Wilayah Pengawasan Inspektorat II | IKK 2.1 | Skor Elemen Peran dan Layanan IACM Inspektorat II | Inspektorat II |
| SK 2 | Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern di Wilayah Pengawasan Inspektorat II | IKK 2.2 | Persentase Nilai SAKIP Eselon I di Lingkungan Kementerian Perhubungan | Inspektorat II |
| SK 2 | Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern di Wilayah Pengawasan Inspektorat II | IKK 2.3 | Persentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat II | Inspektorat II |
| SK 3 | Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern di Wilayah Pengawasan Inspektorat III | IKK 3.1 | Skor Elemen Peran dan Layanan IACM Inspektorat III | Inspektorat III |
| SK 3 | Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern di Wilayah Pengawasan Inspektorat III | IKK 3.2 | Persentase Persetujuan Perencanaan Kebutuhan BMN atas Hasil Reviu RKBMN | Inspektorat III |
| SK 3 | Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern di Wilayah Pengawasan Inspektorat III | IKK 3.3 | Persentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat III | Inspektorat III |
| SK 4 | Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern di Wilayah Pengawasan Inspektorat IV | IKK 4.1 | Skor Elemen Peran dan Layanan IACM Inspektorat IV | Inspektorat IV |
| SK 4 | Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern di Wilayah Pengawasan Inspektorat IV | IKK 4.2 | Persentase Nilai Anggaran Terkoreksi dalam Reviu RKA | Inspektorat IV |
| SK 4 | Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern di Wilayah Pengawasan Inspektorat IV | IKK 4.3 | Persentase Hasil Peer Review (Telaah Sejawat) Internal di Lingkungan Inspektorat Jenderal dengan Kategori Baik | Inspektorat IV |
| SK 4 | Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern di Wilayah Pengawasan Inspektorat IV | IKK 4.4 | Persentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat IV | Inspektorat IV |
| SK 5 | Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern Inspektorat Investigasi | IKK 5.1 | Skor Elemen Peran dan Layanan IACM Inspektorat Investigasi | Inspektorat Investigasi |
| SK 5 | Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern Inspektorat Investigasi | IKK 5.2 | Persentase Temuan ADTT yang Ditindaklanjuti | Inspektorat Investigasi |
| SK 5 | Meningkatnya Kualitas Layanan Pengawasan Intern Inspektorat Investigasi | IKK 5.3 | Persentase Kepuasan Auditi terhadap Pengawasan Inspektorat Investigasi | Inspektorat Investigasi |
| SK 6 | Meningkatnya Kualitas Dukungan Tata Kelola, Integritas, dan Kepatuhan | IKK 6.1 | Persentase Laporan Keuangan di Lingkungan Kementerian Perhubungan yang Telah Memenuhi Standar Akuntansi Pemerintahan | Inspektorat I |
| SK 6 | Meningkatnya Kualitas Dukungan Tata Kelola, Integritas, dan Kepatuhan | IKK 6.2 | Persentase Anggaran Sampling yang Dilakukan Reviu PIPK | Inspektorat I |
| SK 6 | Meningkatnya Kualitas Dukungan Tata Kelola, Integritas, dan Kepatuhan | IKK 6.3 | Persentase Satker di Lingkungan Kementerian Perhubungan yang Mencapai Level 3 pada PK SPIP | Inspektorat I |
| SK 6 | Meningkatnya Kualitas Dukungan Tata Kelola, Integritas, dan Kepatuhan | IKK 6.4 | Persentase Penyelesaian Penanganan Pengaduan | Inspektorat Investigasi |
| SK 6 | Meningkatnya Kualitas Dukungan Tata Kelola, Integritas, dan Kepatuhan | IKK 6.5 | Persentase Unit Kerja dengan Maturitas Manajemen Risiko Level 3 | Inspektorat Investigasi |
| SK 6 | Meningkatnya Kualitas Dukungan Tata Kelola, Integritas, dan Kepatuhan | IKK 6.6 | Persentase Usulan Unit Kerja untuk Pembangunan Zona Integritas yang Dilakukan Penjaminan Kualitas | Inspektorat Investigasi |
| SK 6 | Meningkatnya Kualitas Dukungan Tata Kelola, Integritas, dan Kepatuhan | IKK 6.7 | Persentase Pelaporan Non LHKPN Tepat Waktu di Lingkungan Kementerian Perhubungan | Bagian SDMO |
| SK 6 | Meningkatnya Kualitas Dukungan Tata Kelola, Integritas, dan Kepatuhan | IKK 6.8 | Persentase Fasilitasi Evaluasi Pelaksanaan RB Kementerian Perhubungan | Bagian SDMO |
| SK 6 | Meningkatnya Kualitas Dukungan Tata Kelola, Integritas, dan Kepatuhan | IKK 6.9 | Persentase Temuan LHA Inspektorat Jenderal yang Ditindaklanjuti | Bagian PHPHH |
| SK 6 | Meningkatnya Kualitas Dukungan Tata Kelola, Integritas, dan Kepatuhan | IKK 6.10 | Persentase Tindak Lanjut LHP BPK yang Sesuai Rekomendasi | Bagian PHPHH |
| SK 6 | Meningkatnya Kualitas Dukungan Tata Kelola, Integritas, dan Kepatuhan | IKK 6.11 | Persentase Pelaksanaan Monitoring dan Pendamping Stranas PK | Bagian PHPHH |
| SK 6 | Meningkatnya Kualitas Dukungan Tata Kelola, Integritas, dan Kepatuhan | IKK 6.12 | Persentase Pengisian Survei Penilaian Integritas oleh Responden | Bagian PHPHH |
| SK 7 | Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pengawasan | IKK 7.1 | Skor Penilaian Mandiri Dukungan Pengawasan IACM | Bagian SDMO |
| SK 7 | Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pengawasan | IKK 7.2 | Nilai Hasil Pengawasan Kearsipan Internal | Bagian SDMO |
| SK 7 | Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pengawasan | IKK 7.3 | Hasil Penilaian Mandiri Sistem Merit | Bagian SDMO |
| SK 7 | Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pengawasan | IKK 7.4 | Persentase Pelaporan LHKPN Tepat Waktu di Lingkungan Inspektorat Jenderal | Bagian SDMO |
| SK 7 | Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pengawasan | IKK 7.5 | Indeks Profesionalitas ASN | Bagian SDMO |
| SK 7 | Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pengawasan | IKK 7.6 | Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran | Bagian Keuangan dan Umum |
| SK 7 | Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pengawasan | IKK 7.7 | Nilai Indeks Pengelolaan Aset | Bagian Keuangan dan Umum |
| SK 7 | Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pengawasan | IKK 7.8 | Nilai Kinerja Anggaran | Bagian Perencanaan dan Evaluasi |
| SK 7 | Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pengawasan | IKK 7.9 | Nilai Kinerja Inspektorat Jenderal | Bagian Perencanaan dan Evaluasi |
| SK 7 | Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pengawasan | IKK 7.10 | Persentase Pemeliharaan Sistem Informasi Pengawasan | Bagian Perencanaan dan Evaluasi |
| SK 7 | Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pengawasan | IKK 7.11 | Persentase Pemanfaatan Sistem Informasi Pengawasan | Bagian Perencanaan dan Evaluasi |
| SK 7 | Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pengawasan | IKK 7.12 | Persentase Kerjasama yang Dilaksanakan | Bagian PHPHH |
| SK 7 | Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pengawasan | IKK 7.13 | Persentase Pedoman Pengawasan yang Ditetapkan | Bagian PHPHH |
| SK 7 | Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pengawasan | IKK 7.14 | Persentase Pemahaman Publik Positif terhadap Komunikasi Publik Inspektorat Jenderal | Bagian PHPHH |
| SK 7 | Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pengawasan | IKK 7.15 | Kualitas Pelaksanaan Survei Kepuasan Pengawasan | Bagian PHPHH |
Piramida Kinerja Inspektorat I
Piramida Kinerja Inspektorat II
Piramida Kinerja Inspektorat III
Piramida Kinerja Inspektorat IV
Piramida Kinerja Inspektorat Investigasi
Piramida Kinerja Bagian Perencanaan dan Evaluasi
Piramida Kinerja Bagian SDM, Organisasi, dan Tata Laksana
Piramida Kinerja Bagian Keuangan dan Umum
Piramida Kinerja Bagian PHPHH
source anchor
Sumber yang dipakai.
KP-ITJEN 55/2025
Sumber primer untuk sasaran, arah strategi, indikator, target, dan kerangka Renstra Itjen 2025-2029.
Buka JDIHKP-ITJEN 3/2025
Dipakai sebagai pembanding/historis untuk struktur dan peta kinerja karena detail indikatornya lebih eksplisit.
Buka JDIHlanjutan